Beranda

Tentang UMMI

Mengenal lebih dekat sejarah berdirinya Masjid UMMI serta payung hukum legalitas di bawah Pemerintah Jepang.

Sejarah Singkat

Masjid UMMI lahir dari kerinduan dan kebutuhan mendalam umat muslim, khususnya para perantau, pekerja, dan mahasiswa asal Indonesia yang berdomisili di wilayah Prefektur Mie, Jepang. Menjadi minoritas di negeri Sakura menuntut adanya ruang representatif tidak hanya sebagai tempat sujud, namun juga sebagai episentrum penguatan akidah dan ukhuwah Islamiyah.

Melalui koordinasi yang erat, penggalangan dana swadaya jamaah, serta gotong royong tanpa lelah, tonggak sejarah penting berhasil kita capai. Alhamdulillah, gedung Masjid UMMI yang berlokasi di Suzuka, Mie, telah berhasil resmi diakuisisi pada tanggal 23 April 2026. Kehadiran bangunan fisik ini menjadi oase spiritual dan mercusuar dakwah yang dirindukan bersama.

Walau demikian, perjalanan kita masih panjang. Demi mendukung kelayakan aktivitas ibadah, kenyamanan jamaah, dan optimalisasi program dakwah, fisik bangunan ini masih memerlukan tahap pembenahan yang cukup besar. Oleh karena itu, Masjid UMMI masih sangat membutuhkan uluran tangan serta ketulusan para donatur untuk bersama-sama menopang pembiayaan renovasi ini. Setiap kontribusi Anda adalah investasi akhirat yang menjadi pilar tegaknya syiar Islam di bumi Jepang.

Gedung Masjid UMMI Suzuka

* Dokumentasi Gedung Masjid UMMI di Suzuka, Prefektur Mie, Jepang

Amal Jariyah Renovasi

Salurkan Infak Terbaik Anda

Ikut serta dalam pembangunan fondasi dakwah dan kenyamanan tempat sujud jamaah di prefektur Mie.

Infak Sekarang →

法人

Badan Hukum Resmi yang menaungi Masjid UMMI

一般社団法人 Ummah Muslim Mie Indonesia

(General Incorporated Association / Asosiasi Umum Terinkorporasi)

Kedudukan Kantor Pusat

Kantor pusat badan hukum ini berkedudukan di Kota Yokkaichi, Prefektur Mie, Jepang.

Tujuan Utama

Menunjang kehidupan beragama umat Islam, termasuk masyarakat Indonesia di Jepang, serta menyelenggarakan usaha nirlaba (nonprofit) yang berkontribusi terhadap saling pengertian antara Islam dan budaya Jepang.

Fokus Bidang Kegiatan

  • 1

    Pembangunan dan pengoperasian sarana ibadah umat Islam.

  • 2

    Penyelenggaraan pertemuan dan kegiatan silaturahmi yang memberikan kontribusi terhadap pemahaman Islam dan budaya Jepang.

  • 3

    Kegiatan lain yang diperlukan untuk mencapai tujuan badan hukum ini.